Lompat ke konten
Thursday, 15 October 2026
Timnas Indonesia

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Masih di Posisi 117 Dunia

Asciiking – Timnas Indonesia resmi keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand lewat drama adu penalti dengan skor 4-2. Duel puncak tersebut diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin malam. Pertandingan waktu normal hingga babak tambahan berakhir dengan skor imbang 2-2.

Dean James membuka keunggulan lewat golnya pada menit ke-84, sementara Elkan Baggott menyumbangkan gol kedua pada menit ke-116. Di sisi lain, Thailand membalas melalui gol Iklas Sanron pada menit ke-87 serta Peeradol Chamrasamee di masa perpanjangan waktu. Meskipun sukses mengamankan gelar juara melalui adu penalti, posisi Timnas Indonesia di ranking FIFA tidak mengalami pergerakan dan tertahan di peringkat ke-117 dunia.

Indonesia Tambah Poin Setelah Jadi Juara

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan tambahan 3,35 poin bagi Timnas Indonesia. Sebelum pertandingan final, Indonesia tercatat memiliki 1.163,15 poin dalam ranking FIFA. Tambahan tersebut membuat koleksi Skuad Garuda meningkat menjadi 1.166,50 poin. Meski secara angka terjadi peningkatan, posisi Indonesia masih bertahan di peringkat ke-117 dunia.

Salah satu penyebabnya adalah selisih poin dengan negara yang berada tepat di atas Indonesia. Kazakhstan menempati peringkat ke-116 dengan koleksi 1.166,65 poin. Artinya, Indonesia hanya terpaut 0,15 poin dari Kazakhstan. Selisih tersebut menunjukkan bahwa Skuad Garuda sebenarnya semakin dekat dengan posisi 116, tetapi tambahan poin dari kemenangan atas Thailand belum cukup untuk menghasilkan perubahan peringkat.

Situasi ini membuat pertandingan-pertandingan berikutnya menjadi sangat penting. Jika Indonesia mampu mendapatkan hasil positif dalam agenda internasional selanjutnya, peluang untuk memperbaiki posisi ranking FIFA akan semakin terbuka.

Final Berlangsung Dramatis

Keberhasilan Indonesia menjadi juara tidak datang dengan mudah. Pertandingan melawan Thailand berlangsung ketat hingga babak tambahan. Indonesia baru mampu membuka keunggulan pada menit ke-84 melalui Dean James. Gol tersebut sempat memberikan harapan bahwa Skuad Garuda dapat menyelesaikan pertandingan dalam waktu normal.

Namun, Thailand merespons hanya beberapa menit kemudian. Iklas Sanron mencetak gol pada menit ke-87 dan membuat skor kembali imbang. Kedua tim kemudian harus memainkan babak tambahan. Indonesia menemukan momentum setelah Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116.

Sayangnya, keunggulan tersebut kembali tidak bertahan hingga pertandingan selesai. Thailand mampu menyamakan kedudukan melalui Peeradol Chamrasamee pada masa perpanjangan waktu. Skor 2-2 membuat pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Indonesia kemudian tampil lebih efektif dan mengamankan kemenangan 4-2 untuk memastikan gelar juara.

Thailand Masih Unggul Jauh di Ranking FIFA

Meskipun kalah di final, Thailand tetap memiliki posisi yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia dalam ranking FIFA. Thailand berada di peringkat ke-93 dunia dengan koleksi poin yang masih membuat mereka menjadi negara ASEAN dengan ranking FIFA tertinggi. Vietnam berada di posisi berikutnya sebagai negara Asia Tenggara dengan peringkat terbaik kedua.

Mereka menempati posisi ke-99 dunia. Indonesia kemudian berada di urutan ketiga kawasan Asia Tenggara dengan peringkat ke-117. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa kesuksesan Indonesia di FIFA ASEAN Cup belum secara otomatis mengubah peta kekuatan ranking FIFA di kawasan.

Thailand masih memiliki keunggulan berdasarkan akumulasi hasil pertandingan internasional sebelumnya. Namun, keberhasilan Indonesia meraih gelar tetap menjadi modal penting bagi perkembangan Skuad Garuda.

Selisih dengan Kazakhstan Sangat Tipis

Salah satu hal menarik dari pembaruan ranking ini adalah jarak Indonesia dengan Kazakhstan. Dengan 1.166,50 poin, Indonesia hanya terpaut 0,15 angka dari negara yang berada di posisi ke-116. Selisih yang sangat kecil tersebut membuat posisi Indonesia cukup potensial untuk berubah pada pembaruan berikutnya.

Hasil pertandingan internasional selanjutnya dapat menjadi faktor penting. Kemenangan dalam pertandingan yang memiliki bobot poin tinggi berpotensi membantu Indonesia melewati Kazakhstan. Sebaliknya, hasil yang kurang menguntungkan juga dapat membuat Indonesia kehilangan kesempatan untuk naik peringkat. Karena itu, gelar juara FIFA ASEAN Cup bukan menjadi akhir perjalanan Skuad Garuda dalam mengejar peringkat yang lebih tinggi.

Indonesia Catat Sejarah di FIFA ASEAN Cup

Terlepas dari posisi ranking FIFA, keberhasilan Indonesia memiliki nilai sejarah tersendiri. Skuad Garuda tercatat sebagai negara pertama yang berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup. Turnamen tersebut menjadi agenda resmi FIFA sehingga setiap negara peserta memiliki kesempatan untuk menurunkan pemain terbaiknya. Status resmi ini juga membuat pertandingan di dalamnya memberikan kontribusi terhadap perhitungan ranking FIFA.

Edisi berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2030. Persaingan diprediksi akan semakin menarik karena terdapat tambahan peserta yang sebelumnya tampil dalam FIFA ASEAN Challenge Cup 2026. Hong Kong dan Kamboja disebut akan ikut ambil bagian dalam edisi berikutnya.

Kehadiran kedua negara tersebut berpotensi memperluas persaingan sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Bagi Indonesia, gelar perdana ini menjadi titik penting dalam perjalanan Skuad Garuda. Meskipun posisi ranking FIFA masih berada di peringkat ke-117, koleksi poin telah meningkat menjadi 1.166,50.

Jarak hanya 0,15 poin dari Kazakhstan juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperbaiki posisinya. Jika mampu mempertahankan performa positif dalam pertandingan internasional berikutnya, Skuad Garuda berpeluang melanjutkan momentum setelah kesuksesan di FIFA ASEAN Cup 2026.

Dengan demikian, perhatian berikutnya bukan hanya tertuju pada keberhasilan Indonesia mempertahankan gelar di masa depan, tetapi juga bagaimana Skuad Garuda mengubah prestasi tersebut menjadi peningkatan konsisten dalam ranking FIFA.

Artikel Terkait

Berita Terbaru

Lihat semua →