Istilah naturalisasi sering disederhanakan menjadi “ganti paspor”. Dalam praktiknya, regulasi FIFA menetapkan syarat tambahan sebelum seorang pemain boleh membela tim nasional.
Prinsip dasar: harus ada keterkaitan
Kepemilikan kewarganegaraan adalah syarat awal, bukan syarat tunggal. FIFA mensyaratkan adanya hubungan nyata antara pemain dan negara yang hendak dibelanya.
Bentuk keterkaitan yang diakui
- Pemain lahir di wilayah negara tersebut.
- Salah satu orang tua kandung lahir di wilayah negara tersebut.
- Salah satu kakek atau nenek kandung lahir di wilayah negara tersebut.
- Pemain telah tinggal secara terus-menerus di negara tersebut selama jangka waktu tertentu setelah mencapai usia dewasa.
Sekali bermain untuk satu negara
Pemain yang telah tampil pada pertandingan resmi tingkat senior untuk satu tim nasional pada dasarnya terikat pada negara tersebut. Regulasi membuka kemungkinan perpindahan asosiasi dengan syarat ketat, antara lain terkait jumlah penampilan dan usia saat penampilan itu terjadi.
Proses di dalam negeri
Selain regulasi FIFA, pemain harus melalui proses kewarganegaraan sesuai hukum negara yang bersangkutan. Kedua proses ini berjalan terpisah dan keduanya harus selesai.
Catatan
Ketentuan FIFA dapat diperbarui dari waktu ke waktu. Untuk kasus tertentu, rujuk pengumuman resmi federasi dan dokumen regulasi FIFA yang berlaku saat itu.




