Lompat ke konten
Sunday, 25 October 2026
Liga Spanyol

Barcelona vs Real Madrid, Jose Mourinho Tegaskan Tak Akan Ubah Taktik demi Lamine Yamal

Asciiking – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho menyebut laga El Clasico melawan Real Madrid pada pekan ke-10 Liga Spanyol adalah pertandingan unik. Real Madrid bakal berlaga dalam laga pekan ke-10 Liga Spanyol melawan Barcelona di Stadion Camp Nou pada hari Minggu (25/10/2026) atau Senin (26/10/2026) pukul 03.00 WIB. Laga bertajuk El Clasico Barcelona vs Real Madrid disebut oleh Jose Mourinho sebagai pertandingan unik.

Mourinho Percaya Diri dengan Performa Real Madrid

Real Madrid datang menuju El Clasico dengan modal positif setelah meraih empat kemenangan beruntun dalam pertandingan terakhir. Rentetan hasil tersebut memberikan kepercayaan diri tambahan bagi skuad Los Blancos menjelang pertemuan penting melawan rival abadi mereka.

Mourinho mengapresiasi perkembangan permainan timnya, terutama kemampuan para pemain dalam menciptakan peluang dan mencetak gol. Ia menilai Real Madrid sedang berada dalam kondisi yang cukup baik untuk menghadapi pertandingan besar tersebut.

“Kami sedang dalam performa yang bagus, kami bermain dengan baik, kami mencetak gol,” ujar Mourinho dalam konferensi pers menjelang laga.

Namun, pelatih berjuluk The Special One itu mengingatkan bahwa catatan positif sebelum El Clasico tidak otomatis menjamin kemenangan. Menurutnya, pertandingan melawan Barcelona memiliki tekanan dan dinamika tersendiri sehingga kedua tim harus mampu beradaptasi ketika berada di lapangan.

“Namun, dalam laga El Clasico, apa pun yang telah terjadi sebelumnya tidaklah penting. Hal itu tidak memberikan pengaruh apa pun. Pertandingan ini benar-benar berbeda,” tambahnya.

Mourinho juga menyoroti besarnya perhatian publik terhadap pertandingan tersebut. El Clasico bukan sekadar perebutan tiga poin dalam persaingan Liga Spanyol, melainkan duel yang melibatkan dua klub dengan sejarah panjang, basis penggemar global, dan rivalitas yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Menurut Mourinho, besarnya sorotan terhadap pertandingan itu merupakan bagian dari realitas yang harus dihadapi setiap pelatih Real Madrid maupun Barcelona.

El Clasico Disebut Mourinho sebagai Pertandingan Unik

Mourinho menilai El Clasico memiliki daya tarik yang sulit dibandingkan dengan pertandingan sepak bola lainnya. Setiap pertemuan Barcelona dan Real Madrid selalu mengundang perhatian besar dari penggemar di berbagai negara.

Ia menjelaskan bahwa besarnya tekanan dalam pertandingan tersebut tidak bergantung pada siapa yang menduduki kursi pelatih. Identitas kedua klub dan rivalitas yang menyertainya sudah cukup menjadikan El Clasico sebagai salah satu pertandingan paling istimewa di dunia sepak bola.

“Memang ada banyak pertandingan penting lainnya di dunia, tetapi hanya ada satu El Clasico. Saat laga ini berlangsung, dunia seakan berhenti,” tutur Mourinho.

Ia juga menyinggung bagaimana pelatih selalu menjadi bagian dari sorotan ketika sebuah tim meraih kemenangan atau mengalami kekalahan. Mourinho mengatakan dirinya berusaha memberikan apresiasi kepada pemain ketika mereka tampil baik sekaligus menerima kritik ketika tim tidak menunjukkan performa maksimal.

“Begitulah Real Madrid. Namun, saya tidak mencari hal lain. Saya memberikan apresiasi kepada para pemain saat mereka tampil baik, dan mengkritik pelatih saat ia tidak tampil maksimal,” ujarnya.

Bagi Mourinho, situasi tersebut merupakan konsekuensi dari pekerjaan sebagai pelatih klub besar. Karena itu, ia memilih memusatkan perhatian pada persiapan tim daripada terlalu memikirkan tekanan eksternal menjelang pertandingan.

Mourinho Tak Akan Mengubah Taktik demi Lamine Yamal

Salah satu hal yang menjadi perhatian menjelang Barcelona vs Real Madrid adalah ancaman Lamine Yamal. Winger muda timnas Spanyol tersebut dikenal memiliki kemampuan menggiring bola, menciptakan peluang, dan mengubah jalannya pertandingan melalui aksi individu.

Kehadiran Yamal tentu menjadi salah satu aspek yang harus diperhitungkan Real Madrid. Namun, Mourinho menegaskan bahwa menghormati kualitas pemain lawan tidak berarti harus mengorbankan identitas permainan tim sendiri.

“Mereka semua adalah pemain yang bagus, sama seperti yang ada di Madrid. Dia adalah pemain hebat, dan pemain hebat layak mendapatkan rasa hormat,” kata Mourinho.

Meski memberikan pujian kepada Yamal, Mourinho memastikan Real Madrid tidak akan mengubah keseluruhan struktur permainan hanya untuk meredam satu pemain Barcelona tersebut.

“Namun, menghormati seseorang adalah satu hal, sementara mengubah rencana dan struktur permainan serta melupakan identitas sendiri adalah hal yang berbeda,” lanjutnya.

“Kami tidak akan melakukan itu, baik saat menghadapi dia maupun pemain lain yang memiliki kualitas luar biasa seperti dirinya,” tegas Mourinho.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Real Madrid akan tetap mengandalkan pendekatan kolektif ketika menghadapi Barcelona. Alih-alih memusatkan seluruh perhatian pada Yamal, Mourinho ingin timnya menjaga keseimbangan dan menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.

Meski begitu, Real Madrid tetap perlu mengantisipasi pergerakan winger Barcelona tersebut agar tidak memberikan ruang yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang berbahaya.

Pertandingan di Camp Nou pun menjadi ujian penting bagi Mourinho untuk membuktikan bahwa pendekatan taktisnya mampu menghadapi salah satu rival terkuat di Spanyol. Dengan modal empat kemenangan beruntun, Real Madrid berharap dapat mempertahankan momentum positif sekaligus meraih hasil maksimal dalam duel El Clasico.

Artikel Terkait

Berita Terbaru

Lihat semua →