Lompat ke konten
Thursday, 15 October 2026
Transfer

Liverpool Dihadapkan pada Keputusan Besar soal Jarell Quansah dan Klausul Buy Back

Asciiking – Liverpool memiliki waktu hingga 15 Juni 2027 untuk memutuskan apakah Jarell Quansah akan kembali ke Anfield, di mana perkembangan sang bek di Bayer Leverkusen semakin menjadikan keputusan tersebut sebagai hal yang penting. Liverpool memiliki opsi pembelian kembali senilai €70 juta, sekitar £59,5 juta, menyusul kepergian Quansah senilai £30 juta pada 2025.

Apa yang dulunya mungkin tampak sebagai perlindungan yang masuk akal dalam perjanjian penjualan kini menjadi lebih relevan. Quansah membuktikan kemampuannya di Jerman, menarik minat dari Real Madrid, dan dilaporkan menjadi sasaran Arsenal senilai £55 juta yang gagal pada musim panas lalu.

Quansah Berkembang Pesat di Leverkusen

Jarell Quansah meninggalkan Liverpool pada 2025 dengan nilai transfer sekitar £30 juta. Kepindahan tersebut memberikan kesempatan bagi sang bek untuk mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten sekaligus menghadapi tantangan baru di luar Inggris.

Perkembangannya di Jerman sejauh ini berjalan positif. Quansah telah mencatatkan sekitar 50 penampilan bersama Leverkusen dan berhasil mencetak lima gol. Tidak hanya bermain sebagai bek tengah, pemain berusia muda tersebut juga mampu menjalankan tugas sebagai bek kanan.

Fleksibilitas itu menjadi salah satu aspek yang dapat membuat Liverpool kembali mempertimbangkan jasanya. Kemampuan bermain di dua posisi juga sudah terlihat ketika Quansah mendapatkan kesempatan bersama tim nasional Inggris. Ia masuk dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 dan dipercaya menjadi starter dalam tiga pertandingan sebagai bek kanan.

Perjalanannya di turnamen tersebut kemudian berakhir setelah menerima kartu merah ketika menghadapi Meksiko di babak 16 besar. Pengalaman di Bundesliga dan level internasional membuat profil Quansah sekarang berbeda dibandingkan ketika ia meninggalkan Anfield.

Kondisi Liverpool Ikut Menentukan

Liverpool tentu tidak dapat mengambil keputusan hanya berdasarkan perkembangan individu Quansah. Situasi lini belakang klub pada saat keputusan harus dibuat juga akan menjadi faktor penting. Kontrak Virgil van Dijk dilaporkan akan berakhir pada penghujung musim ini. Jika bek senior tersebut meninggalkan klub, Liverpool berpotensi membutuhkan tambahan pemain untuk memperkuat sektor pertahanan tengah.

Dalam skenario tersebut, Quansah memiliki beberapa keunggulan. Ia merupakan produk akademi Liverpool, memahami lingkungan klub, serta sudah memiliki pengalaman bermain di Premier League sebelum melanjutkan karier di Bundesliga. Kembalinya Quansah juga tidak akan membutuhkan proses adaptasi seperti pemain baru yang datang dari liga berbeda.

Namun, harga klausul buy back sebesar £59,5 juta tetap menjadi pertimbangan besar. Liverpool harus memastikan bahwa biaya tersebut sejalan dengan kualitas dan peran yang diproyeksikan untuk sang pemain.

Real Madrid Ikut Memantau Situasi

Persaingan mendapatkan Quansah juga berpotensi menjadi lebih rumit karena adanya laporan ketertarikan dari Real Madrid. Klub Spanyol tersebut disebut sedang memperhatikan perkembangan pemain bertahan dan Quansah masuk dalam radar mereka. Hubungannya dengan Jude Bellingham dan Trent Alexander-Arnold melalui tim nasional Inggris juga membuat dirinya tidak asing dengan sejumlah pemain yang berada di lingkungan Madrid.

Selain itu, Real Madrid diperkirakan terus mengevaluasi komposisi pertahanan mereka untuk periode mendatang. Bagi Liverpool, keberadaan klub lain yang tertarik membuat keputusan mengenai klausul buy back menjadi semakin penting. Jika The Reds tidak menggunakan opsi tersebut dan Quansah terus berkembang, mereka berpotensi harus berhadapan dengan persaingan pasar untuk mendapatkannya kembali.

Mengapa Liverpool Menjual Quansah?

Keputusan Quansah meninggalkan Liverpool berkaitan erat dengan kebutuhan mendapatkan waktu bermain. Sang bek pernah mencatatkan 58 penampilan dan tiga gol bersama tim senior Liverpool setelah melakukan debut dalam kemenangan 2-1 atas Newcastle United pada Agustus 2023. Meski mendapat kesempatan bermain, Quansah membutuhkan lingkungan yang dapat memberinya peran lebih besar dalam proses perkembangan karier.

Leverkusen kemudian menjadi tempat yang dipilihnya untuk mengambil langkah tersebut. Quansah sebelumnya menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin menjalani karier dengan penyesalan dan merasa kesempatan bermain di luar negeri dapat membantu mencapai level terbaiknya.

Keputusan tersebut tampaknya memberikan hasil positif. Dua tahun tambahan pengalaman di sepak bola senior membuat Quansah memiliki modal yang lebih matang dibandingkan ketika masih berada di Liverpool.

Andoni Iraola Punya Peran dalam Keputusan

Kedatangan Andoni Iraola sebagai pelatih kepala Liverpool juga membuat evaluasi terhadap Quansah menjadi lebih menarik.

Liverpool perlu melihat apakah karakter permainan sang bek sesuai dengan sistem yang ingin diterapkan Iraola. Kemampuan Quansah bermain sebagai bek tengah dan bek kanan dapat menjadi keuntungan apabila pelatih membutuhkan pemain bertahan yang fleksibel.

Namun, keputusan akhir tetap perlu didasarkan pada kebutuhan taktis dan komposisi skuad ketika klausul tersebut harus digunakan.

Nama besar Quansah sebagai pemain akademi Liverpool tidak semestinya menjadi satu-satunya alasan untuk mengaktifkan opsi tersebut. Klub harus menilai perkembangan teknis, pengalaman, konsistensi, serta kecocokannya dengan rencana jangka panjang.

Batas Waktu 15 Juni 2027 Menjadi Penting

Liverpool masih memiliki waktu untuk memantau perkembangan Quansah sebelum menentukan sikap.

Batas waktu 15 Juni 2027 memberikan klub kesempatan untuk mengevaluasi performanya bersama Leverkusen, perkembangan karier internasional, kebutuhan lini belakang, dan kondisi pasar transfer.

Harga £59,5 juta juga perlu dibandingkan dengan alternatif yang tersedia di pasar. Liverpool harus menentukan apakah mengaktifkan klausul tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan skuad atau justru memilih mencari bek lain.

Situasi ini memperlihatkan manfaat klausul buy back dalam sebuah transfer. Ketika Liverpool melepas Quansah pada 2025, klub tetap mempertahankan jalur untuk membawanya kembali jika perkembangannya sesuai harapan. Kini, jalur tersebut benar-benar memiliki potensi untuk digunakan.

Quansah telah mendapatkan pengalaman yang sebelumnya ia cari ketika meninggalkan Anfield. Sementara itu, Liverpool harus menentukan apakah perkembangan tersebut sudah cukup untuk membuat sang bek kembali menjadi bagian dari rencana mereka.

Dengan batas waktu yang telah ditetapkan, keputusan mengenai Jarell Quansah kemungkinan akan menjadi salah satu evaluasi menarik Liverpool dalam menyusun lini pertahanan untuk masa depan.

Artikel Terkait

Berita Terbaru

Lihat semua →