Lompat ke konten
Friday, 23 October 2026
Liga Inggris

Iraola Kritik Keputusan VAR dalam Kemenangan Liverpool atas Brentford, Dua Pemain The Reds Cedera

Asciiking – Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, mempertanyakan penggunaan Video Assistant Referee (VAR) untuk membatalkan hadiah penalti timnya saat menang 2-1 atas Brentford dalam pekan ketujuh Premier League 2026-2027. Pertandingan Brentford vs Liverpool berlangsung di Gtech Community Stadium, Brentford, pada Sabtu (17/10/2026). Iraola menilai VAR tidak perlu mengintervensi keputusan wasit, karena Dango Ouattara dinilai menyentuh bola sebelum terjadi kontak dengan Mac Allister di kotak penalti Brentford.

Brentford menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain setelah Yehor Yarmoliuk menerima kartu merah pada babak pertama dan Vitaly Janelt mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-90+2. Kemenangan Liverpool juga diwarnai cedera Dominic Szoboszlai dan Jeremie Frimpong, yang diperkirakan absen untuk sementara waktu.

Iraola Nilai VAR Tidak Perlu Mengubah Keputusan Wasit

Insiden yang menjadi perhatian Iraola terjadi ketika Alexis Mac Allister terjatuh di kotak penalti Brentford setelah berduel dengan Dango Ouattara. Wasit awalnya menunjuk titik putih dan memberikan peluang kepada Liverpool untuk menambah keunggulan.

Namun, keputusan tersebut berubah setelah wasit meninjau tayangan ulang melalui VAR. Pemeriksaan menunjukkan Ouattara lebih dahulu menyentuh bola sebelum terjadi kontak dengan gelandang Liverpool tersebut. Wasit kemudian membatalkan hadiah penalti.

Iraola menilai keputusan awal wasit seharusnya tidak perlu diubah melalui intervensi VAR. Menurutnya, insiden itu memperlihatkan adanya kontak yang masih dapat diperdebatkan, sehingga teknologi tersebut tidak semestinya mengambil alih keputusan di lapangan.

Dalam keterangannya yang dikutip ESPN, Iraola mengakui kualitas Liverpool dan menyebut kemenangan di kandang Brentford sebagai hasil penting. Meski demikian, ia tetap mempertanyakan konsistensi penerapan VAR dalam situasi serupa.

Pelatih tersebut membandingkan kejadian itu dengan insiden ketika Brentford menghadapi Nottingham Forest pada awal musim. Dalam pertandingan tersebut, ia mengingat adanya situasi yang menurutnya memiliki kemiripan, tetapi VAR tidak melakukan intervensi karena terdapat kontak antarpemain.

Iraola berpendapat Ouattara berusaha merebut bola dan menilai penjelasan yang diberikan dalam insiden sebelumnya seharusnya juga menjadi pertimbangan dalam pertandingan melawan Liverpool.

Perbedaan penilaian terhadap dua kejadian tersebut membuat Iraola kembali menyoroti konsistensi penggunaan teknologi dalam kompetisi Premier League. Baginya, keputusan VAR perlu diterapkan dengan standar yang jelas agar klub mendapatkan perlakuan yang konsisten.

Brentford Kehilangan Dua Pemain akibat Kartu Merah

Selain kontroversi penalti, Brentford menghadapi persoalan besar setelah Yehor Yarmoliuk menerima kartu merah pada babak pertama. Kehilangan pemain tersebut membuat tuan rumah harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain dan mengubah pendekatan taktik mereka.

Liverpool kemudian memperoleh keuntungan dari situasi tersebut. Meski Brentford masih berusaha memberikan perlawanan, jumlah pemain yang tidak seimbang membuat tuan rumah harus bekerja lebih keras untuk menjaga pertahanan sekaligus mencari peluang mencetak gol.

Brentford sempat menunjukkan respons positif dan berusaha mempertahankan ritme permainan. Iraola bahkan menilai anak asuhnya mampu tampil cukup baik ketika menghadapi Liverpool yang memiliki keunggulan jumlah pemain.

Namun, situasi semakin sulit setelah Vitaly Janelt menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90+2. Brentford pun harus menuntaskan pertandingan dengan sembilan pemain.

Iraola menyayangkan timnya tidak mampu memanfaatkan peluang yang tersedia untuk mendapatkan hasil lebih baik. Menurutnya, Brentford sempat menemukan ruang dan posisi yang menjanjikan, tetapi gagal memaksimalkan momentum tersebut.

Ia juga menilai timnya menunjukkan perkembangan permainan setelah mencetak gol yang membuat kedudukan berubah menjadi 2-1. Pada saat itu, Brentford merasa masih memiliki kesempatan untuk mengejar hasil positif sebelum pertandingan berakhir.

Szoboszlai dan Frimpong Terancam Absen

Kemenangan Liverpool turut membawa kabar kurang menggembirakan mengenai kondisi dua pemainnya. Dominic Szoboszlai mengalami masalah fisik pada babak pertama sehingga harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Sementara itu, Jeremie Frimpong masuk sebagai pemain pengganti saat jeda pertandingan. Namun, ia hanya mampu bermain sekitar lima menit sebelum mengalami cedera dan kembali ditarik keluar.

Iraola menjelaskan bahwa masalah yang dialami Szoboszlai merupakan cedera yang sama seperti sebelumnya. Kondisi tersebut mengindikasikan sang pemain mungkin belum pulih sepenuhnya ketika kembali tampil.

Berbeda dengan Szoboszlai, Frimpong disebut mengalami cedera baru. Perbedaan situasi tersebut membuat Liverpool perlu mengevaluasi kondisi keduanya sebelum menentukan waktu pemulihan dan kemungkinan kembali bermain.

Iraola memperkirakan Liverpool akan kehilangan kedua pemain tersebut untuk sementara waktu. Meski belum ada kepastian mengenai durasi absensi mereka, kondisi ini berpotensi memengaruhi pilihan pemain Liverpool dalam pertandingan berikutnya.

Andrews Akui Kartu Merah Mengubah Pertandingan

Pelatih Brentford, Keith Andrews, juga menyoroti dampak kartu merah Yarmoliuk terhadap jalannya laga. Ia mengakui bahwa timnya sempat menemukan ritme permainan yang baik sebelum kehilangan satu pemain.

Andrews melihat para pemainnya mulai bermain lebih percaya diri, mengambil keputusan dengan cepat, dan membangun serangan secara lebih efektif. Ia bahkan optimistis kontribusi pemain pengganti dapat membantu Brentford mempertahankan peluang meraih kemenangan.

Namun, kartu merah membuat rencana tersebut semakin sulit diwujudkan. Keunggulan jumlah pemain memberikan Liverpool kesempatan lebih besar untuk mengendalikan pertandingan dan mempertahankan hasil positif.

Kekalahan 1-2 ini menjadi hasil yang mengecewakan bagi Brentford, terutama karena mereka sempat menunjukkan permainan menjanjikan. Sementara itu, Liverpool berhasil mengamankan tiga poin, tetapi harus menunggu perkembangan kondisi Szoboszlai dan Frimpong.

Kontroversi VAR, dua kartu merah, dan cedera pemain membuat pertandingan ini menjadi salah satu laga yang penuh sorotan pada pekan ketujuh Premier League 2026/2027.

Artikel Terkait

Berita Terbaru

Lihat semua →