Lompat ke konten
Sunday, 6 September 2026
Berita Bola

Alasan Taylor Harwood-Bellis Tidak Masuk Skuad Aston Villa di Liga Champions 2026/2027

Asciiking – Aston Villa menghadapi persoalan menarik sebelum memulai perjalanan mereka di Liga Champions 2026/2027. Di tengah perubahan besar dalam komposisi tim, manajer Unai Emery justru tidak memasukkan salah satu rekrutan terbaru ke dalam daftar pemain untuk fase liga kompetisi Eropa.

Pemain yang dimaksud adalah Taylor Harwood-Bellis. Bek yang  didatangkan dari Southampton tersebut harus menerima kenyataan bahwa namanya tidak berada dalam daftar skuad Liga Champions Aston Villa. Keputusan itu cukup mengejutkan mengingat sang pemain baru saja didatangkan dengan harapan menjadi bagian penting dari pertahanan The Villans.

Namun, keputusan Emery bukan semata-mata berkaitan dengan kualitas sang pemain. Ada persoalan mengenai keseimbangan skuad dan regulasi pendaftaran UEFA yang membuat Aston harus mengambil keputusan sulit.

Aston Villa Tidak Bisa Mendaftarkan Skuad Secara Bebas

Aston Villa memiliki batas maksimal 25 pemain untuk List A Liga Champions. Namun, klub tidak dapat begitu saja memenuhi seluruh kuota tersebut karena terdapat persyaratan pemain lokal yang harus dipenuhi. Villa hanya memenuhi sebagian ketentuan mengenai pemain yang dilatih secara lokal.

Akibatnya, jumlah pemain yang dapat didaftarkan untuk fase liga turun menjadi 23 nama. Kondisi tersebut membuat Emery harus menentukan prioritas. Setiap posisi harus dipertimbangkan karena keputusan memasukkan seorang pemain berarti ada pemain lain yang harus dikorbankan.

Taylor Harwood-Bellis akhirnya menjadi salah satu korban dari situasi tersebut. Menurut Emery, keputusan tersebut memang sulit. Sang pelatih mengatakan kedatangan Bellis yang menjadi salah satu yang terakhir pada bursa transfer turut memengaruhi pertimbangan dalam menentukan keseimbangan tim.

Posisi Bek Menjadi Faktor Utama

Salah satu pertimbangan Emery adalah fleksibilitas pemain yang sudah tersedia di lini belakang. Villa tetap memiliki sejumlah pilihan untuk posisi bek tengah, termasuk Victor Lindelöf, Tyrone Mings, dan Pau Torres. Selain itu, Lamare Bogarde juga dapat dimainkan sebagai bek tengah ketika dibutuhkan.

Boubacar Kamara bahkan memiliki kemampuan untuk mengisi posisi tersebut. Fleksibilitas inilah yang membuat Emery merasa Aston Villa masih memiliki opsi yang cukup tanpa harus memasukkan Harwood-Bellis ke daftar Liga Champions. Keputusan tersebut bukan berarti Emery tidak memperhitungkan pemain berusia 24 tahun itu.

Sebaliknya, sang pelatih melihat Harwood-Bellis sebagai bagian dari rencana jangka panjang klub. Emery bahkan memberikan sinyal bahwa peluang sang pemain untuk tampil di kompetisi Eropa belum sepenuhnya tertutup.

Harwood-Bellis Masih Memiliki Peluang

Tidak masuk dalam daftar fase liga bukan berarti perjalanan Bellis bersama Aston Villa terhenti. Apabila Aston Villa berhasil melanjutkan perjalanan ke fase berikutnya, klub memiliki kesempatan melakukan perubahan terhadap daftar pemain. UEFA memungkinkan klub yang lolos untuk melakukan maksimal tiga perubahan sebelum batas waktu pendaftaran berikutnya.

Situasi tersebut dapat membuka peluang bagi Harwood-Bellis untuk kembali masuk ke skuad Eropa. Selain itu, sang bek masih dapat memperoleh menit bermain di kompetisi domestik. Premier League dan turnamen domestik lainnya akan menjadi panggung bagi Harwood-Bellis untuk menunjukkan bahwa dirinya layak mendapatkan tempat dalam rencana Emery.

Dengan ini, keputusan tersebut lebih tepat dipandang sebagai persoalan registrasi daripada penilaian akhir terhadap kemampuan sang pemain.

Brian Madjo dan Modou Keba Cisse Juga Tidak Terdaftar

Harwood-Bellis bukan satu-satunya pemain yang harus menerima keputusan serupa. Aston Villa juga tidak memasukkan Brian Madjo dan Modou Keba Cisse dalam daftar Liga Champions. Madjo bahkan masih berusia 17 tahun sehingga Emery menilai pemain muda tersebut masih memiliki banyak waktu untuk mendapatkan pengalaman di level Eropa.

Madjo sebelumnya sempat mencuri perhatian ketika menghadapi Paris Saint-Germain dalam pertandingan Piala Super. Penampilan tersebut menunjukkan bahwa dirinya mempunyai potensi untuk berkembang menjadi pemain penting di masa mendatang. Meski demikian, Emery tidak ingin terburu-buru memberikan tekanan besar kepada pemain muda tersebut.

Pelatih asal Spanyol itu melihat musim 2026/2027 sebagai bagian dari proses perkembangan Madjo. Kesempatan tampil di pertandingan domestik masih terbuka lebar sebelum sang pemain mendapatkan pengalaman lebih banyak di kompetisi Eropa.

Wajah Baru Aston Villa Tetap Mendominasi

Menariknya, sebagian besar pemain baru Aston Villa tetap mendapatkan tempat dalam skuad Liga Champions. Zion Suzuki, Matteo Ruggeri, Aaron Wan-Bissaka, Leon Goretzka, Alejandro Garnacho, Nicolas Jackson, dan sejumlah rekrutan lainnya masuk dalam daftar yang disiapkan Emery.

Hal ini menunjukkan bahwa perubahan besar yang dilakukan Aston Villa pada bursa transfer musim panas tetap diarahkan untuk memperkuat tim utama. Klub sebelumnya kehilangan sejumlah pemain penting setelah menjalani musim yang sukses. Villa kemudian melakukan pembangunan kembali skuad dengan mendatangkan banyak pemain baru.

Emery kini memiliki pekerjaan besar untuk menyatukan pemain lama dan rekrutan anyar dalam waktu relatif singkat.

Tantangan Berat Menanti Aston Villa

Aston Villa juga tidak mendapatkan undian yang ringan di Liga Champions 2026/2027. Mereka akan menghadapi sejumlah klub kuat sepanjang fase liga, termasuk Barcelona, Paris Saint-Germain, Borussia Dortmund, dan Club Brugge. Situasi tersebut membuat keseimbangan skuad menjadi semakin penting. Emery harus memastikan setiap pemain yang didaftarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktis selama perjalanan Eropa.

Tidak terdaftarnya Harwood-Bellis memang menjadi kejutan, tetapi keputusan tersebut memperlihatkan betapa rumitnya proses penyusunan skuad di bawah aturan UEFA. Bagi Aston Villa, prioritas utama sekarang adalah memaksimalkan pemain yang tersedia.

Sementara itu, Bellis harus memanfaatkan pertandingan domestik sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuannya. Jika performanya sesuai harapan, pintu menuju kompetisi Eropa masih terbuka . Emery sendiri telah menegaskan bahwa masa depan sang bek bersama Aston Villa masih panjang.

Artikel Terkait

Berita Terbaru

Lihat semua →