Lompat ke konten
Friday, 4 September 2026
Liga Champions

Liverpool Buat Keputusan Mengejutkan dalam Skuad Liga Champions 2026 2027

Asciiking – Persaingan Liga Champions 2026/2027 segera memasuki fase baru setelah sejumlah klub Premier League mengumumkan daftar pemain yang akan digunakan pada fase liga. Liverpool, Arsenal, dan Manchester United menjadi tiga klub Inggris yang mendapat perhatian karena memiliki komposisi pemain dengan ambisi berbeda.

Liverpool menjadi tim yang paling banyak dibicarakan setelah tidak memasukkan Federico Chiesa dan Wataru Endo ke dalam daftar 25 pemain. Di sisi lain, Arsenal tetap membawa William Saliba meskipun bek asal Prancis tersebut sedang menjalani pemulihan, sementara Manchester United memasukkan tiga rekrutan penting mereka pada musim panas.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa penyusunan skuad Liga Champions bukan sekadar memilih pemain terbaik. Klub harus memperhitungkan regulasi UEFA, status pemain muda, kebutuhan posisi, serta kemungkinan kondisi pemain sepanjang fase liga.

Liverpool Mengambil Risiko dengan Dua Nama Senior

Keputusan Liverpool untuk meninggalkan Chiesa dan Endo menjadi kejutan terbesar. Keduanya merupakan pemain berpengalaman yang sebelumnya menjadi bagian dari skuad utama. Chiesa bergabung dengan Liverpool dari Juventus pada 2024. Namun, perjalanan pemain Italia tersebut di Anfield belum berjalan sesuai harapan. Ia kesulitan mendapatkan menit bermain reguler dan kini kembali menghadapi masalah kebugaran.

Musim lalu, Chiesa juga sempat tidak masuk daftar Liga Champions Liverpool sebelum akhirnya mendapatkan tempat setelah Giovanni Leoni mengalami cedera lutut serius. Tahun ini, situasi berbeda karena Leoni justru masuk daftar meskipun masih menjalani proses pemulihan.

Endo juga harus menerima keputusan serupa. Gelandang Jepang itu berada dalam skuad Liverpool pada dua pertandingan awal Premier League, tetapi belum mendapatkan kesempatan bermain. Posisi tersebut membuatnya kalah dalam persaingan mendapatkan tempat untuk kompetisi Eropa.

Regulasi UEFA Mempengaruhi Pilihan Liverpool

Salah satu alasan utama Liverpool harus melakukan pengorbanan adalah aturan pendaftaran Liga Champions. Klub hanya dapat mendaftarkan maksimal 25 pemain pada List A, sementara pemain muda tertentu bisa masuk List B apabila memenuhi persyaratan masa berada di klub.

Aturan tersebut menjadi penting karena Liverpool memiliki beberapa pemain muda yang belum otomatis bebas dari kewajiban pendaftaran seperti dalam kompetisi domestik. Jeremy Jacquet dan Giovanni Leoni, misalnya, harus masuk ke daftar utama karena belum memenuhi syarat untuk masuk kategori pemain muda yang tidak perlu didaftarkan.

Akibatnya, Liverpool harus menyediakan ruang bagi mereka. Situasi ini membuat keputusan Iraola terlihat lebih strategis. Pelatih Liverpool tidak hanya mempertimbangkan siapa yang paling siap bermain saat ini, tetapi juga siapa yang mungkin dibutuhkan ketika fase liga memasuki periode penting.

Pemain Cedera Justru Mendapat Tempat

Hal menarik lainnya adalah masuknya tiga pemain yang sedang mengalami cedera. Liverpool tetap mendaftarkan Leoni, Bradley, dan Ekitike. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa klub memperhitungkan kemungkinan ketiganya kembali tersedia selama fase liga berlangsung. Leoni bahkan diperkirakan dapat kembali mengikuti latihan pada jeda internasional September, sedangkan Bradley dan Ekitike membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang.

Hugo Ekitike menjadi salah satu contoh paling menarik. Meski cedera dan diperkirakan belum bisa tampil dalam waktu dekat, namanya tetap berada dalam daftar. Ini menunjukkan bahwa Liverpool memilih memikirkan kebutuhan skuad secara jangka menengah.

Arsenal Pertahankan Saliba

Jika Liverpool mengambil keputusan dengan mencoret dua pemain senior, Arsenal justru memberikan sinyal optimistis kepada William Saliba. Bek tengah tersebut tetap dimasukkan ke dalam daftar Liga Champions meskipun sedang menjalani program pemulihan cedera. Keputusan itu dapat dibaca sebagai harapan Arsenal bahwa Saliba masih memiliki peluang memainkan peran pada fase awal atau setidaknya bagian penting dari kompetisi.

Arsenal juga memasukkan sejumlah rekrutan baru, termasuk Ezri Konsa, Bruno Guimaraes, dan Christos Tzolis. Kehadiran pemain-pemain tersebut memperlihatkan upaya Mikel Arteta mempertahankan kedalaman tim setelah Arsenal melaju hingga final Liga Champions musim sebelumnya.

Dengan pemain seperti Bukayo Saka, Viktor Gyokeres, Declan Rice, Martin Odegaard, dan Gabriel Magalhaes, Arsenal memiliki fondasi yang cukup kuat untuk kembali mengejar perjalanan panjang di Eropa.

Manchester United Bawa Tiga Rekrutan Baru

Manchester United juga mengambil pendekatan berbeda. Setelah kembali ke Liga Champions, klub memasukkan tiga rekrutan utama musim panas, yakni Carlos Baleba, Andrey Santos, dan Youri Tielemans. Ketiganya menjadi bagian dari daftar 25 pemain Manchester United. Kehadiran mereka memberikan tambahan kualitas dan variasi bagi skuad Michael Carrick.

Manchester United juga membawa Marcus Rashford, Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Bruno Fernandes dalam daftar tersebut. Komposisi ini memperlihatkan ambisi klub untuk bersaing setelah kembali ke kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.

Menariknya, sejumlah pemain muda seperti Kobbie Mainoo dan Leny Yoro tidak harus masuk daftar utama karena status mereka memungkinkan untuk didaftarkan melalui List B. Hal tersebut memberikan ruang tambahan bagi klub dalam menyusun List A.

Liverpool Memiliki Kedalaman di Lini Serang

Meskipun kehilangan Chiesa dari daftar Liga Champions, Liverpool tetap memiliki banyak pilihan di sektor depan. Alexander Isak, Cody Gakpo, Hugo Ekitike, dan Bradley Barcola masuk dalam daftar utama. Barcola menjadi salah satu nama yang menarik perhatian setelah didatangkan pada musim panas. Kehadirannya menambah kecepatan dan kreativitas di sektor sayap.

Sementara itu, Isak memberikan opsi sebagai penyerang tengah. Kombinasi tersebut membuat Liverpool tetap memiliki variasi serangan meskipun Chiesa tidak tersedia untuk fase liga. Di lini tengah, Florian Wirtz, Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch, Victor Munoz, dan James McConnell menjadi pilihan. Struktur tersebut menunjukkan bahwa Liverpool tetap memiliki kedalaman meskipun harus mengorbankan Endo.

Tiga Klub Inggris dengan Strategi Berbeda

Penyusunan skuad Liga Champions memperlihatkan pendekatan berbeda dari Liverpool, Arsenal, dan Manchester United. Liverpool memilih mengutamakan kebutuhan struktur skuad dan regulasi UEFA, Arsenal mempertahankan pemain yang diharapkan pulih seperti Saliba, sedangkan Manchester United memanfaatkan momentum kembali ke kompetisi Eropa dengan memasukkan rekrutan-rekrutan penting.

Liverpool kemudian akan memulai perjalanan Liga Champions menghadapi Atletico Madrid di Anfield pada 9 September. Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu LASK, Villarreal, Fenerbahce, Club Brugge, Porto, Inter Milan, dan Lens dalam fase liga.

Keputusan mencoret Chiesa dan Endo tentu akan terus menjadi pembahasan, tetapi pilihan tersebut memperlihatkan bahwa Liverpool sudah menentukan prioritasnya. Bagi Iraola, yang terpenting bukan sekadar memiliki nama besar dalam skuad, melainkan memastikan setiap slot memberikan manfaat maksimal sepanjang perjalanan kompetisi.

Artikel Terkait

Berita Terbaru

Lihat semua →